Sahabat Shalihah

Akhir-akhir ini saya sering membaca blog yang menceritakan sahabat terdekatnya, sejujurnya saya bukan tipe orang terbuka yang dengan mudah menceritakan kehidupan pribadi saya, termasuk bercerita dalam blog salah satunya. Namun pembahasan ini tidak kalah menarik untuk jadi pembahasan yang mungkin bisa diambil hikmahnya oleh pembaca.

Membahas perihal sahabat, saya bukan orang yang dengan mudah menganggap orang lain yang dekat dengan saya adalah sahabat. Setiap orang yang dekat hanya saya anggap teman biasa tidak ada perlakuan berbeda dari saya untuk setiap orang yang saya kenal. Bisa dibilang saya memiliki kepribadian introvert, namun tidak sepenuhnya intovert dalam artian pemikiran saya masih terbuka hanya saja saya tidak mudah percaya dengan sembarang orang.

Dalam waktu dekat saya baru bisa menganggap sebagian teman dekat saya adalah sahabat... ya, dalam segi pandang saya sahabat adalah orang yang mau diajak susah senang bersama namun tidak hanya bersama di dunia tentu juga semoga di surga-Nya. Banyak yang memberi sebutan sahabat shalihah, sahabat yang Insyaa Allah memberi syafa'at di akhirat kelak.

Sahabat yang dengan gamblang menegur disaat kita salah dan keluar dari koridor ketaatan pada-Nya, bukan sahabat yang menutupi dan membenarkan kesalahan kita. Sahabat yang jika kita melihatnya mengingatkan kita pada-Nya. Sahabat yang senantiasa mengingatkan untuk menambah ketaatan pada-Nya. Sahabat yang tidak meninggalkan kita disaat-saat sulit dan selalu memberikan semangat pada kita.

Mereka lah sahabat shalihah, yang membersamai tidak hanya di dunia namun juga Insyaa Allah di surga-Nya. Karena istiqomah itu berat, kamu tidak akan kuat bila sendirian. Maka carilah sahabat shalihah, yang selalu membersamai dijalan dakwah hingga ke jannah.

Comments

Popular posts from this blog

Resensi Buku "Hidup Sekali, Berarti, Lalu Mati"

Letak Geografis Jazirah Arab

Perbedaan dan Persamaan Tradisi Negara Indonesia dan Arab