Meraih Kemenangan dengan Iman

Disampaikan oleh Ustadz DR. Firdaus Sanusi, MA
Setiap orang beriman pasti akan memperoleh kemenangan, tidak semata-mata terbatas hanya pada duniawi. Orang yang buruk itu yang hanya memikirkan dunia, sedangkan orang beriman hanya memandang dunia sekedarnya saja. Orang beriman berusaha mengamalkan ibadah dengan sungguh-sungguh dan sesuai dengan yang dikehendaki Allah. Cara memperoleh kemenangan didasarkan pada kandungan firman Allah surat Al Mu’minun ayat 1- 10, yaitu :
1.Sholat dalam keadaan khusyuk
Amalan yang pertama kali dihisab di akhirat adalah amalan sholatnya. Orang yang khusyuk adalah orang yang dapat memahami makna bacaan sholatnya.  Untuk menyempurnakan sholat adalah dengan sholat sunah dan sholat sunah terbaik setelah sholat wajib adalah sholat malam.
2. Menjauhkan diri dari kegiatan yang tidak bermanfaat
Seorang yang beriman tentu akan memanfaatkan waktunya untuk mengerjakan kebajikan. Karena iman seseorang sangat berpengaruh terhadap apa yang dikerjakannya, iman seseorang akan naik ketika selalu mengerjakan kebaikan dan akan turun ketika mengerjakan maksiat.
3. Menunaikan zakat
Zakat merupakan salah satu rukun islam yang ke empat, karenanya sangat penting bagi seseorang yang beriman untuk menunaikan zakatnya.
4. Memelihara atau menjaga kemaluannya
“Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk.” (QS. Al Israa 17:32).
Salah satu ciri orang yang beriman adalah sangat menjaga kemaluannya dari yang haram, kecuali terhadap istri-istri mereka atau budak yang mereka miliki.
5. Memelihara atau menjaga amanah-amanah dan janjinya
Amanah utama yang dimiliki oleh seorang muslim adalah agama, yang sudah Allah amanahkan semenjak masih ada didalam kandungan ibunya. Kemudian amanah kepada rosul dan sesamanya yang wajib ditunaikannya.
6. Orang yang memelihara atau menjaga sholatnya
Mereka itulah orang yang akan mewarisi Surga Firdaus dan mereka kekal didalamnya.

Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

Resensi Buku "Hidup Sekali, Berarti, Lalu Mati"

Letak Geografis Jazirah Arab

Perbedaan dan Persamaan Tradisi Negara Indonesia dan Arab