Posts

Showing posts with the label Tantangan ODOP 7

Resolusi Menulis 2020

Image
Berbicara tentang resolusi, hampir setiap orang sibuk memikirkan resolusi pada akhir tahun. Namun tidak setiap orang serius dalam mewujudkan resolusinya. Resolusi merupakan suatu penetapan hal yang ingin dicapai. Resolusi menulis di tahun 2020. Sebagai seorang manusia, kita harus memiliki resolusi untuk menjadikan diri lebih baik lagi dan bermanfaat untuk orang banyak. Resolusi menulis ditahun 2020 milik saya yaitu : 1. Konsisten memposting tulisan setiap hari di Blog 2. Melahirkan Buku antologi dan solo 3. Memenangkan lomba penulisan tingkat internasional 4. Melahirkan tulisan ilmiah setiap tiga bulan sekali 5. Menjadi editor situs berita 6. Menjadi penulis situs berita 7. Memiliki lembaga penerbitan buku  Setiap manusia memiliki peran penting di bumi, karena Allah tidak mungkin menciptakan kita tanpa maksud penting didalamnya. Salah satunya dengan menulis, menulis merupakan salah satu cara kita agar tidak hilang dari masa ke masa meskipun kita telah t...

Resensi Buku "Awe-Inspiring Us"

Image
Dok. Pribadi Judul Buku         : Awe-Inspiring Us Penulis                : Dewi Nur Aisyah Penerbit              : Ikon Tahun Terbit       : 2019 Jumlah Halaman : 370 Hlm Terkait produk yang berhubungan dengan niche Motivasi, buku ini merupakan salah satu buku motivasi yang menjadi favorit saya. Saya rasa setiap orang sangat perlu memotivasi dirinya, karena kita itu lemah. Jika tidak memiliki motivasi tentu membuat kita tidak akan terdorong untuk maju, menuntaskan suatu hal atau pekerjaan. Buku ini sangat saya rekomendasikan untuk kalian yang haus akan motivasi. Mba Dwi Nur Aisyah merupakan seorang ibu rumah tangga, istri, peneliti, motivator dan mungkin masih banyak lagi konstribusi yang beliau lakukan. Buku ini mengisahkan tentang perjalanannya menggapai mimpi dengan mengukir cinta, mereda asa dan menggapai pernikahan mulia. Beliau tidak hanya s...

Mari Kita Berkenalan dengan Ray

Image
Dok. Pribadi Kali ini saya tidak mengulas isi buku yang berjudul "Rembulan Tenggelam di Wajahmu" karya penulis yang sudah tidak asing lagi yaitu Tere Liye. Ketika orang lain penasaran dengan filmnya yang akan tayang segera di layar lebar, saya lebih penasaran dengan isi bukunya. Entahlah menurut saya dari pengalaman yang sudah sudah, film yang ditayangkan dari cerita dalam novel atau buku. Pada umumnya tidak semenegangkan dan seemosional cerita di dalam bukunya. Baiklah langsung saja ke poin utama, saya akan mengulas satu tokoh utama yang diceritakan dalam buku ini. Namanya Ray, nama lengkapnya Rehan Raujana. Namanya indah, namun kisah hidupnya tidak seindah namanya. Hingga ia memutuskan untuk menyembunyikannya dan mengenalkan dirinya pada banyak orang dengan nama Ray.  Tidak seperti anak-anak lainnya yang tinggal dan dibesarkan oleh orang tuanya. Ray merupakan anak yatim piatu, sejak kecil ia tidak tahu siapa ayah dan ibunya. Ray kecil hidup di sebuah panti, b...

Penentuan Niche Blog

Image
[source image :  here ] Dan tibalah saya pada tantangan pertama ODOP Non Fiksi ... Sejujurnya blog bukanlah hal baru bagi saya pribadi, karena sudah sejak tahun 2013 saya memiliki blog. Namun terbengkalai begitu saja, karena mungkin saat itu hanya sekedar coba-coba.  Mengenai Niche Blog dan pertanyaan "Apa Niche Blog yang akan saya pilih?" Jawabannya saya pun masih menimbang dan memikirkan. Namun ada tiga niche yang ingin saya dalami yaitu Motivasi, Parenting dan Dunia Islam. Meskipun bidang yang saya tekuni saat ini tidak terkait dengan ketiga hal tersebut, namun saya ingin menebar manfaat melalui tulisan saya.  Kenapa Motivasi? Saya pribadi terkait dengan dunia psikologi meskipun bidang saya bukan dalam bidang psikologi. Bagi saya motivasi itu sangat penting untuk setiap orang. Karena diri kita ini begitu lemah, jika tidak memiliki satu visi yang dijadikan motivasi atau sekedar kalimat bahkan rangkaian kata yang mengandung motivasi. Hal itu bisa sedik...

Resensi Buku "Salon Kepribadian"

Image
Judul Buku         : Salon Kepribadian  Penulis                : Asma Nadia Penerbit              : AsmaNadia Publishing House Tahun Terbit       : 2013 Jumlah Halaman : 312 Hlm Buku ini merupakan buku tips untuk para muslimah agar sibuk menginstropeksi diri sendiri, karena umumnya wanita disibukkan dengan mengoreksi kesalahan orang hingga lupa bahwa dirinya pun perlu mengoreksi dirinya sendiri. Setiap pribadi pasti memiliki kelemahan, tidak ada seseorang yang terlahir dengan sempurna tanpa memiliki kelemahan. Buku ini terdiri dari delapan bab, yaitu Yang Remeh Yang Mengganggu, Nggak Indah di Mata?, Muslimah Nyelekit, Your Attitude, Momen Ibadah yang Jadi Meresahkan dan lain sebagainya. Itu adalah beberapa gambaran judul bab dalam buku ini.  Buku ini menyajikan komentar-komentar dari berbagai narasumber yang terkait dengan topik terkait yang dib...

Ibu Pembelajar

Image
Tiba di akhir tantangan ODOP (One Day One Post) batch 7 membuat biografi, awalnya saya sempat bingung. Biografi siapa yang akan saya tuliskan, namun saya mendapat saran dari seseorang untuk menulis seorang PJ Grup yang menurutnya menginspirasi. Tanpa pikir panjang, saya hubungi yang bersangkutan. Baik langsung saja, saya perkenalkan pada khalayak luas seorang ibu pembelajar. Berikut biografi singkatnya. Namanya Cinantya S. Putri bisa dipanggil Tia, beliau berasal dari Kota Jakarta namun saat ini tinggal di Semarang setelah kurang lebih 33 tahun hidup dengan berpindah-pindah rumah di daerah Jakarta, Bekasi dan Depok. Pendidikan formal yang ditempuh yaitu beliau lulus dari SMU Negeri 81 Jakarta pada tahun 2002 kemudian melanjutkan studinya di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia jurusan Akuntansi. Setelah lulus kuliah pada tahun 2006 beliau bekerja di Ernst & Young sekitar kurang lebih satu tahun. Selanjutnya pada tahun 2007 beliau bekerja di Bank Mandiri hingga tahun 2012...

Shalih Saja Tidak Cukup

Episode Akhir Cerbung... "Hallo saya Diandra, bisa bicara dengan Keyla" "Ya saya sendiri, ada perlu apa ya?" ucap gadis dibalik telvon "Hallo Key, gue Diandra dari fakultas ilmu komputer besok siang bisa kita ketemu?" "Bisa Insyaa Allah, dimana? "Dikantin kampus deket fakultas lu deh, nanti gue hubungin lu kalau gue udah stay disana"  Diandra bermaksud menemui Keyla untuk mengkonfirmasi kebenaran alasan Boni yang belum bisa diterima olehnya. Esoknya mereka bertemu dan memang benar Boni juga beralasan sama ketika memutuskan mengakhiri hubungannya dengan Keyla. Sejak saat itu Diandra tidak lagi mengganggu Boni, ia bahkan menjauhi Boni jika tidak sengaja berpapasan dengannya. Disisi lain Boni semakin aktif dalam lembaga dakwah kampus bersama Angger yang kini menjadi sahabat dekatnya. Angger sering mengajaknya menghadiri kajian majelis ilmu, bahkan yang diadakan di luar kampus. Boni semakin menyadari hakikat kehidupan ...

To the Point

Cerbung Episode 5 .. Hingga suatu hari terdengar isu bahwa Boni dan Keyla mengakhiri hubungan mereka, tidak ada yang tahu penyebab pastinya. Namun keduanya terlihat masih berteman baik meski sudah jarang bertemu. Isu itu tentu sampai ke telinga Diandra, yang pasti begitu senang mendengarnya. Ia semakin rajin mendekati Boni tanpa tau malu.  "Diandra jam 4 sore ini kita ketemu di caffe de latte ya."  Diandra tentu sumringah menerima pesan tersebut dari Boni. Sore itu ia dandan begitu cantik untuk bertemu dengan Boni.  Alunan musik yang klasik dengan dekorasi yang menarik, membuat caffe de latte tak pernah sepi dari pengunjung. Mayoritas pengunjung caffe itu adalah anak muda, yang saling bercengkrama atau mengerjakan tugas kuliah bersama. Sore itu Diandra datang lebih dulu dibanding Boni, ia menunggu selama kurang lebih setengah jam dari waktu yang dijanjikan Boni. "Sorry Ndra gue dateng telat, lu udah nunggu lama ya?" Ucap Boni setibanya di caffe ...

Godaan Istiqomah dalam Hijrah

Cerbung Episode 4 .. Benar jika hijrah itu tidak mudah, setelah hijrah kita harus berusaha istiqomah. Dari sini manusia di uji dengan beragam ujian keimanannya. Tentu ini berlaku untuk semua orang, tanpa terkecuali Boni. Ia memang sudah aktif mengikuti kegiatan keagamaan, namun ia masih belum bisa lepas dari kebatilan. Boni termasuk lelaki yang memiliki wajah tampan. Tak heran jika banyak kaum hawa yang menaruh hati padanya. Boni sudah memiliki pacar sebelum ia bergabung di lembaga dakwah kampus.  Awalnya ia termasuk anak yang cuek terhadap perempuan, namun ada seorang perempuan yang begitu memberikan perhatian khusus padanya. Mereka berkenalan saat Boni melakukan pendaftaran ulang, Keyla namanya. Ia merupakan salah satu wanita yang populer di kampus, karena kecantikan dan kepintarannya. Banyak lelaki yang juga tertarik padanya, tanpa terkecuali Boni yang awalnya cuek menjadi luluh karenanya. Keyla merupakan senior Boni, yang juga kaka mentor sewaktu masa orientasi kampus....

Musuh Lama Bertemu Kembali

Cerbung Episode 3 .. "Tunggu bentar, ini gue ga salah liat ya?" Tanya Boni heran "Iya bener ini ane, yok kita berantem lagi ... haha"  "Ngapain lu disini ngger? Buntutin gue ya?" "Ane kuliah lah, nuntut ilmu. Ane ngambil jurusan teknik sipil, ente ngapain disini mungut-mungut sampah gitu. Profesi baru Bon?" Ucap Angger dengan nada bercanda "Ga lucu bercandanya lu, males gue lah. Sini bantuin gue dulu, nanti gue ceritain" "Ane bantu doa aja ya Bon, haha males ane bantu ente ga berfaedah. Eh ane bercanda Bon jangan dianggep serius, udah sore Bon. Udah adzan ashar, kuy lah kita sholat dulu."  Akhirnya mereka pergi menunaikan sholat ashar bersama, setelahnya mereka bertukar cerita. Ternyata Angger diterima di kampus yang sama dengan Boni, mereka hanya berbeda fakultas. Berbeda dengan Boni yang tinggal sebagai anak kost, Angger tinggal bersama kakeknya di Jogja.  Setelah masa orientasi kampus selesai ...

Dunia Kampus

Cerbung Episode 2 .. Tak lama waktu berselang setelah kelulusan, pengumuman ujian masuk perguruan tinggi negeri tiba. Boni diterima di salah satu perguruan tinggi negeri daerah Jogjakarta, dia mengambil jurusan teknik informatika. Boni yang tinggal di Jakarta, segera mencari rumah kost di Jogja. Dia ditemani orang tuanya pergi ke Jogja dengan membawa berbagai perlengkapan yang dibutuhkan untuk meninjau tempat kost yang telah di pesannya melalui rekannya yang tinggal di daerah Jogja. "Sejuknya udara disini", ucap Boni setibanya menginjakkan kaki di Jogja.  Ini bukan kali pertama Boni datang ke Jogja, namun ia tak pernah bosan menginjakkan kakinya di kota istimewa ini. Setelah dirasa beres dan sempat berkunjung ke kampus Boni, orang tua Boni segera langsung kembali ke Jakarta karena urusan pekerjaan yang sudah menanti. Dengan berat hati Boni melepas kepergian mereka.  "Boni, mama sama papa berangkat dulu ya. Kamu jaga diri baik-baik disini, sering telepon ma...

Dendam Positif

Kegaduhan yang tak biasa terjadi pagi itu, ditengah upacara bendera nampak dua orang anak berkelahi dikelilingi anak-anak lain yang sibuk menyemangati. Sontak para guru berlarian mencoba menengahi, bertanya-tanya apa yang terjadi. Seorang anak terlihat mengelap hidungnya yang mengalirkan darah, anak yang lain tak kalah lebih memprihatinkan keadaannya. Mereka digiring masuk ke sebuah ruangan, anak-anak lain sibuk mencoba mengintip dan menguping sambil berdesakkan. "Aku tidak salah, kenapa aku harus meminta maaf?", terdengar suara samar dari dalam ruangan. Tak lama datang seorang wanita yang berpenampilan biasa, kemudian disusul seorang pria dengan penampilan rapi lengkap dengan jas yang dipakainya. Mereka memasuki ruangan yang dikepung anak-anak disekelilingnya. Suasana nampak semakin menegang, karena mereka tak kunjung keluar dari ruangan. "Anak-anak semuanya masuk ruang kelas masing-masing." seorang guru memperingatkan. Dengan pasrah, mereka berlarian ke r...

Vitamin Sea : Pantai Tanjung Papuma Jember

Image
Semangat pagi, kali ini saya akan mencoba mereview sebuah tempat wisata di daerah timur pulau jawa. Tepatnya di daerah Jember, Jawa Timur... Sekilas rindu menyeruak, meminta raga kembali untuk berkunjung kesana. Kurang lebih sekitar 3 (tiga) hari saya berkunjung kesana, serta ada 3 (tiga) tempat wisata yang saya singgahi. Pantai Tanjung Papuma salah satunya. Pantai ini terletak dibalik sebuah pegunungan atau bukit, saya tidak ingat persis nama pegunungan atau bukit tersebut. Kita akan menjumpai jalan yang berliku, yang tergolong tidak lebar dan sedikit terjal. Kita dapat menggunakan kendaraan mobil untuk sampai di lokasi, bahkan mobil dapat diparkir di bibir pantai. Jika kita hampir tiba dilokasi dan sudah memasuki area pegunungan. Dikanan kiri perjalanan kita akan disuguhi oleh pepohonan, terkadang akan ada hewan kera liar yang melintas. Perjalanan Menuju Lokasi (Dokumen Pribadi) Diatas merupakan gambaran perjalanan menuju lokasi, jalanan berliku sebelum sampai tempat tuj...

Mensyukuri Nikmat-Nya

Image
[Source image :  here ] Yang dirindukan tak kunjung datang Mungkin ia tersesat atau lupa arah jalan pulang Barangkali ia sedang menunggu waktu yang tepat Hingga ia jenuh mendengar aduhan manusia setiap saat Berharap mereka yang mengeluh menyadari Bahwa kehadirannya begitu berarti Kehadirannya begitu dinanti Hingga membuat rasa rindu terobati Mereka lupa suatu hal yang berarti Selalu terasa ketika ia tak kunjung datang lagi Memberikan penyesalan dihati Amarah sesal tiada arti Duhai diri mengapa selalu lupa mensyukuri Bahwa nikmat-Nya begitu berarti Kasih sayang-Nya tiada henti Tanpa mengharap balas budi Marilah kita renungi Segala hal yang terjadi Selalu mengandung hikmah penuh arti Sebagai proses pendewasaan diri Menjadikannya pembelajaran bagian dari evaluasi diri

Anak Emas

ADAPTASI CERITA RAKYAT TIMUN MAS Di sebuah desa daerah Jawa, hiduplah sepasang suami istri yang hidup sederhana namun bahagia. Mereka selalu bersyukur terhadap segala karunia dan rezeki yang Allah berikan. Meski suaminya hanya berprofesi sebagai seorang guru dan istrinya hanya sebagai ibu rumah tangga, namun tak pernah ada keluh kesah diantara mereka berdua mengenai rezeki yang didapatnya. Mereka terkenal ramah dan santun dalam hidup bertetangga, rumah tangganya pun terlihat damai dan tentram penuh ketenangan. Namun kehidupan berumah tangga tidak akan lengkap tanpa kehadiran sang buah hati, mereka sudah berusaha untuk melakukan beragam usaha. Hingga suatu hari ada seorang tetangga yang menawarkan untuk mendatangi seorang yang terkenal memiliki ilmu ghaib yang konon katanya bisa mengabulkan permintaan setiap orang yang mendatanginya. Sontak suami istri tersebut menolak dengan santun tawaran tersebut, mereka adalah sepasang suami istri yang taat beribadah. Mereka tahu itu adala...

Resensi Buku "Hidup Sekali, Berarti, Lalu Mati"

Image
Dok. Pribadi Judul Buku         : Hidup Sekali, Berarti, Lalu Mati Penulis                : Ahmad Rifa'i Rif'an Penerbit              : PT Elex Media Komputindo Tahun Terbit       : 2012 Jumlah Halaman : 210 Hlm Buku ini merupakan buku kumpulan motivasi, yang terdiri dari tiga bagian. Bagian pertama bertema Hidup Sekali, bagian kedua bertema Berarti, bagian ketiga bertema Lalu Mati. Sesuai dengan judulnya setiap tema merupakan penggalan dari judul bukunya. Setiap tema berisi masing-masing 16 (enam belas) judul dengan naskah singkat, yang menarasikan berbagai kisah yang mengandung hikmah dan memberikan motivasi pada para pembaca.  Setiap judul dalam masing-masing bagian, selalu berkaitan dengan tema per bagian dan diawali dengan quote yang berkaitan dengan judul yang dibahas. Penulis menyajikan setiap naskah dengan bahasa yang ringan yang dapat meng...

Teka-Teki Kehidupan

Sejauh ini pernahkah kita berpikir untuk apa kita diciptakan? Maksud saya disini, apa misi yang Allah berikan pada diri ini untuk dapat mencapai tujuan hidup yang bernilai ibadah dihadapan-Nya? Itulah yang saya sedang terka, sampai hari ini sudah berapa karya yang dapat kita tinggalkan sebagai jejak sepeninggal kita nanti. Hingga suatu hari saya mendapat sebuah quote dari Buya Hamka. Menulislah. Maka engkau akan hidup abadi. Yaa... menulislah untuk meninggalkan jejak diri bahwa kita pernah ada di bumi. Quote tersebut membuat saya berpikir untuk mencoba menulis, untuk menyebarkan ilmu, informasi atau sekedar motivasi. Ketika kita berniat baik, maka Allah selalu berikan jalan kemudahkan pencapaian niat tersebut. Entahlah saya hanya ingin menjadi bagian dari mereka yang dapat "bernilai" bernilai bukan dalam artian memiliki banyak harta, tahta dan segala yang nampak indah dimata. Namun bernilai dalam segi tingkat kebermanfaatan yang ditebarkan selagi napas masih dikandung b...

Belajar dari Raina

Sebagian besar orang tidak menyukai hari senin, namun tidak berlaku untuk raina. Gadis mungil berusia 7 (tujuh) tahun yang seharusnya menduduki bangku sekolah dasar. Namun bersekolah hanya menjadi impian saja dibenak raina, karena keluarganya tak mampu membiayainya sekolah. Raina tinggal bersama neneknya dipinggiran rel kereta, orang tuanya sudah meninggal ketika ia berusia 3 (tiga) tahun.  Raina adalah gadis yang periang, ia tak pernah mengeluh dengan keadaan dirinya. Setiap harinya ia berkeliling jalanan ibukota untuk menjual dagangannya. Raina berjualan untuk membantu neneknya yang sudah tua, mencukupi kebutuhan makan sehari-hari. Kerasnya ibukota tak menjadi alasan untuk membuatnya menyerah berjualan. Raina tidak punya saudara, ia hanya memiliki beberapa teman yang tinggal di daerah pinggiran rel kereta.  Sore itu tak seperti hari-hari sebelumnya hujan turun membasahi bumi, menimbulkan bau harum tanah basah yang menyegarkan. Ditengah padatnya jalanan ibukota, kend...