Belajar dari Keluarga Nabi Ibrahim

Disampaikan oleh Teteh Khadija (Peggy Melati Sukma)

Dunia ini merupakan ujian bagi orang mukmin, ujian untuk terus berusaha menggapai ridho Allah. Senantiasalah membersihkan hati, meluruskan niat hanya untuk menggapai ridho Allah. 

Jika kita terus menerus mengejar dunia, maka akan tersendat ketaatan kita kepada Allah. Yakinlah bahwa Allah sudah menjamin segalanya. Ikhtiarlah untuk terus taat pada Allah, maka Allah akan membantumu.

Kita belajar dari Nabi Ibrahim dari perjuangannya dalam berbagai cobaan yang menimpanya untuk tetap teguh beriman kepada Allah. Buang kata tidak mungkin karena Allah yang akan menjadikannya mungkin. 

Allah berfirman dalam surah At Taubah ayat 20 : 

"Orang-orang yang beriman dan berhijrah serta berjihad di jalan Allah dengan harta, benda dan diri mereka, adalah lebih tinggi derajatnya di sisi Allah; dan itulah orang-orang yang mendapat kemenangan."

Belajarlah untuk terus ridho kepada segala ketetapan Allah. Tidak boleh mencintai sesuatu melebihi cinta kita kepada Allah. Bersabarlah karena Allah tahu kita mampu maka Allah beri ujian itu. Jika Allah sudah menetapkan sesuatu, maka tentu akan terjadi. 

Agar Allah menolong kita untuk tidak terikat kepada dunia maka kita harus mengerjakan ibadah-ibadah yang wajib, jangan tinggalkan yang sunnah, perbanyak dzikir, shaum, sholat, sedekah dan segala aktivitas ibadah yang menambah kedekatan kita dengan Allah.

Comments

  1. moga kita termasuk orang - orang yang taat.. Aamiin
    Anyway, tulisannya bagus. Bikin kita ingat akan kewajiban sebagai hamba Allah..

    ReplyDelete
  2. Perbaiki yang wajib, hidupkan yang Sunnah, perbanyak sedekah.

    #tamparanUntukDiriIni

    ReplyDelete
  3. Subhanallah mudah mudahan memudahkan saya untuk tetap istiqamah di jalan-Nya

    ReplyDelete
  4. Masih banyak inkonsistensinya... astaghfirullah 😢

    ReplyDelete
  5. "membersihkan hati. meluruskan niat"

    ReplyDelete
  6. "Tidak boleh mencintai sesuatu melebihi cinta kita kepada Allah." Aku ingin berusaha yang ini kak, hehee

    ReplyDelete
  7. Masyaallah bermanfaat sekali kak. terimakasih kak

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Resensi Buku "Hidup Sekali, Berarti, Lalu Mati"

Letak Geografis Jazirah Arab

Perbedaan dan Persamaan Tradisi Negara Indonesia dan Arab