Posts

Showing posts with the label Motivasi

Pada Mulanya adalah Membaca

Image
Di era ini kita pasti akan temui banyak orang yang lebih tertarik bermain gadget dibandingkan dengan membaca, padahal kita sangat tahu manfaat besar dari membaca. Seperti pada gambar diatas, "dalam setiap 1000 orang, hanya 1 orang yang punya minat membaca." Memang  tidak mudah untuk membiasakan kebiasaan baik, namun jika kita tidak terbiasa dengan hal baik maka kita akan tenggelam dalam kebiasaan buruk.  Membaca adalah cara kita mengenal dunia, banyak ilmuwan dan orang sukses yang sebagian besar memiliki kebiasaan membaca. Hal tersebut tentu membuktikan pentingnya membaca. Membaca juga merupakan perintah Allah yang pertama diturunkan dalam Firman-Nya pada surah Al Alaq ayat 1-5, berikut terjemahannya : " Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang menciptakan,  Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah.  Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Maha Pemurah,  Yang mengajar (manusia) dengan perantaran kalam,  Dia mengajar kepada manusia apa ya...

Musuh Terbesar Ada Pada Diri

Mayoritas dari kita berpikir bagaimana caranya memenangkan sebuah persaingan dengan orang lain, padahal tanpa kita sadari musuh terbesar kita adalah diri kita pribadi. Ya ... kita melawan hawa nafsu yang ada pada diri, ketika hati berkata tidak namun ego menginginkan sebaliknya. Misalnya saja ketika kita berniat menghadiri kajian, namun diri yang lemah akan mudah goyah dan lebih memilih menetap di rumah. Ada firman Allah yang bisa menjadi pengingat untuk diri, berikut terjemahannya : "Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sebelum mereka mengubah keadaan diri mereka sendiri." (QS. Ar-Ra'd 13: Ayat 11) Jika kita tidak berusaha memperbaiki diri, tentu kita akan terus berada pada keadaan yang sama. Tidak mudah namun akan ada akhir yang indah. Awalnya mungkin perlu dipaksakan, hingga menjadi sebuah kebiasaan. Jika kita tetap bertahan dalam keburukan maka kita akan tenggelam dalam kebinasaan. Sesekali kita perlu bercermin dan mena...

Dendam Positif

Kegaduhan yang tak biasa terjadi pagi itu, ditengah upacara bendera nampak dua orang anak berkelahi dikelilingi anak-anak lain yang sibuk menyemangati. Sontak para guru berlarian mencoba menengahi, bertanya-tanya apa yang terjadi. Seorang anak terlihat mengelap hidungnya yang mengalirkan darah, anak yang lain tak kalah lebih memprihatinkan keadaannya. Mereka digiring masuk ke sebuah ruangan, anak-anak lain sibuk mencoba mengintip dan menguping sambil berdesakkan. "Aku tidak salah, kenapa aku harus meminta maaf?", terdengar suara samar dari dalam ruangan. Tak lama datang seorang wanita yang berpenampilan biasa, kemudian disusul seorang pria dengan penampilan rapi lengkap dengan jas yang dipakainya. Mereka memasuki ruangan yang dikepung anak-anak disekelilingnya. Suasana nampak semakin menegang, karena mereka tak kunjung keluar dari ruangan. "Anak-anak semuanya masuk ruang kelas masing-masing." seorang guru memperingatkan. Dengan pasrah, mereka berlarian ke r...

I am Habits

Image
[source image :  here ] Nama saya adalah habits, saya selalu mendampingi Anda. Saya adalah pelayan yang paling rajin atau beban yang paling berat. Saya akan mendorong Anda maju atau menarik Anda jatuh dalam jurang kegagalan. Saya adalah pelayan bagi orang hebat dan juga bagi orang gagal. Mereka yang gagal, saya yang membuat mereka gagal. Saya punya kekuatan yang tak bisa dibayangkan, bukan hanya untuk membangun namun bisa juga untuk menghancurkan Anda. Saya bukan mesin, sekalipun saya bekerja dengan presisi dari sebuah mesin ditambah kecerdasan manusia.  Anda mau mendayagunakan saya dan mendapat keuntungan atau memanfaatkan saya untuk kehancuran maka hal itu tidak ada bedanya bagi saya. Perhatikan saya, latih saya, tegaslah terhadap saya dan saya akan meletakka dunia dibawah kaki Anda. Anggap enteng saya dan saya akan menghancurkan Anda. Saya sepenuhnya ada dalam kendali Anda. Saya mudah diarahkan, Anda hanya perlu tegas terhadap saya. Tunjukkan bagaimana tepa...

Menyadari Hakikat Dunia

Image
[Source image :  here ] Belasan abad yang lalu, saat islam mencapai kejayaan. Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam telah memprediksi nasib umat Islam di masa yang akan datang sebagai tanda nubuwwah beliau. Sebagaimana tersebutkan dalam sebuah hadits: "Beberapa kelompok manusia akan memperebutkan kalian seperti halnya orang-orang rakus yang memperebutkan hidangan." Seorang sahabat bertanya, "Apakah karena kami waktu itu sedikit?" Rasulullah menjawab, "Tidak! Bahkan waktu itu jumlah kalian sangat banyak. Akan tetapi kalian waktu itu seperti buih di lautan. Dan sungguh, rasa takut dan gentar telah hilang dari dada musuh kalian. Dan bercokollah dalam dada kalian penyakit wahn." Kemudian sahabat beertanya, "Apakah yang dimaksud dengan penyakit wahn itu ya Rasulullah?" Rasulullah pun menjawab, " Cinta dunia dan takut mati ". Mari kita selami Firman-Nya, agar kita tak terlampau jauh berada dalam kesalahan memaknai dunia...

Berkata Baik atau Diam

Image
[source image :  here ] Tak jarang kita sering mendapati seseorang itu terlihat baik dalam penampilan namun terkadang perkataannya menyakitkan. Hadits pada gambar merupakan salah satu peringatan untuk kita, jika tidak mampu berbicara baik maka diam adalah pilihan yang bijak.  Lidah adalah sumber kebaikan, namun lidah juga sumber keburukan. Apabila manusia menggunakannya dalam kebaikan maka akan membawanya pada keberuntungan, berlaku pula sebaliknya jika ia menggunakannya dalam keburukan maka kerugian yang akan didapatkannya.  Seorang muslimah yang baik adalah yang memiliki karakter terpuji. Pandai bergaul, ramah, lemah lembut dan bijaksana. Muslimah berusaha meengikuti akhlak Rasulullah Shallallahu a'laihi wa sallam yang begitu baik dan lembut kepada semua orang.  Muslimah berakhlak mulia adalah dia yang berusaha menjaga lisannya. Ia berusaha menjauhi fitnah, gosip, mengadu domba dan berbicara untuk menyombongkan diri. Muslimah yang mulia adalah mere...

4 Tingkatan, Cara Manusia Menghadapi Ujian Dunia

Image
[source image : here ] Dunia merupakan tempat singgah sementara, tempat dimana kita diuji dengan segala permasalahan kehidupan. Tempat mengumpulkan bekal menuju kehidupan yang kekal. Ya... dunia yang fana, hina dan tak ada artinya namun kita sering terlena dibuatnya. Di dunia kita akan bertemu dengan berbagai ujian, bahkan pujian bisa jadi ujian yang melenakan. Dalam salah satu buku gagasan @sahabatmuslimah, terdapat 4 (empat) tingkatan, cara manusia menghadapi ujian yaitu : 1. Marah Seringkali kita mudah menyalahkan takdir diri yang tidak sesuai dengan kehendaknya, lisan sibuk mengeluh, menyalahkan orang lain, menyalahkan keadaan bahkan menyalahkan Allah hingga menyakiti diri sendiri. Ini merupakan output yang salah, dimana kita hanya menghabiskan energi dan membuang waktu percuma. Cobalah sikapi suatu permasalahan dengan bijak, dengan menenangkan diri tanpa terbawa emosi. 2. Sabar Tidak mudah memang untuk menyikapi sebuah permasalahan dengan rasa sabar, yang pahit di...

Hadiah Terindah

Image
[source image :  here ] Apakah ada dari kita yang tidak tertarik jika diberikan hadiah? Tidak dapat dipungkiri bahwa hampir setiap orang akan senang ketika mendapat hadiah. Hadiah terindah merupakan salah satu judul sub bab dalam buku "Ayah, Bunda... Jadikan Aku Hafidz Al-Qur'an" karya Muhammad Mahfudz. Disini saya hanya mengambil bagian-bagian penting dan menuangkan dengan rangkaian isi yang berbeda. Baik kita kembali pada topik... Bagaimana perasaan kita jika yang memberi hadiah merupakan orang yang kita cintai? Senang? Tentu itu sudah pasti. Seperti hadiah dari seorang anak pada orang tua ataupun sebaliknya. Akan ada rasa haru yang menyelimuti diri, selepas kita menerima hadiah tersebut. Apalagi jika hadiah itu, ia dapatkan dari hasil jerih payahnya sendiri. Bagaimana pula jika kita mendapat hadiah yang begitu spesial dan tidak dapat dinilai harganya dengan apapun di dunia ini. Hadiah yang akan membuat kita tercengang dan terdiam tidak bergeming karena r...

Menjadi Cahaya

Image
[source image :  here ] Jika engkau merasa bahwa segala yang disekitarmu gelap dan pekat,  tidakkah dirimu curiga bahwa engkaulah yang dikirim oleh Allah untuk menjadi cahaya bagi mereka?  berhentilah mengeluhkan kegelapan itu, sebab sinarmulah yang sedang mereka nantikan, maka berkilaulah ! Diatas merupakan paragraf pembuka yang terdapat di dalam buku "Dalam Dekapan Ukhuwah" karya Ustadz Salim A. Fillah. Namun kali ini saya tidak membahas perihal isi buku, diatas hanya gambaran singkat isi pembahasan. Di zaman sekarang ini jika hati kita peka, terkadang kita akan merasa gusar terhadap kedzaliman atau pun kelalaian manusia yang terjadi. Namun sering pula kita mengeluh dibandingkan dengan memberikan solusi permasalahan yang terjadi.  Duhai kawan, jangan pernah meremehkan sekecil apapun amalan yang bisa kita lakukan pada sesama. Ambil peran sekecil apapun, meskipun hanya sebatas menyebarkan informasi bermanfaat. karena saat ini kita telah didukun...

Bekal Akhirat

Image
source image : islamkafah.com Jika kita semua menyadari pentingnya bekal akhirat, semua orang pasti akan berbondong-bondong mengkaji ilmu agama. Ilmu agama adalah jembatan kita untuk mengetahui mana yang baik dan buruk, bagaimana kita seharusnya hidup didunia. Dunia yang hanya sementara ini merupakan penipu paling ulung. Banyak orang yang terjebak dalam gemerlap dunia, yang menawarkan banyak keindahan dan kebahagiaan yang sebenarnya tidak akan bertahan lama karena dunia adalah penjara bagi orang mukmin.  Kehidupan dunia dipenuhi dengan ujian bagi orang-orang beriman, karena tidak dikatakan beriman sebelum kita diuji dan akhirat merupakan pertanggung jawaban dari segala hal yang kita perbuat didunia. Sebaik-baik perbekalan kita menuju kampung akhir adalah taqwa kepada Allah. Menjalankan perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya. Namun pada kenyataanya tidak mudah untuk bertaqwa karena setan sudah berjanji akan menggoda anak cucu Nabi Adam untuk mengingkari perintah...

Birrul Walidain

Image
source image : muslim.or.id Berbakti kepada kedua orang tua merupakan perintah yang Allah tegaskan dalam firman-Nya, salah satunya pada surah An Nisa ayat 36 berikut penggalan terjemahannya : "Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatupun. Dan berbuat baiklah kepada dua orang ibu-bapak." (Qs. An Nisa : 36) Perintah berbakti kepada orang tua merupakan perintah dari Allah yang berada pada urutan kedua, yang merupakan perintah wajib untuk kita tunaikan sebagai seorang anak. Di zaman ini, banyak anak-anak yang tidak memiliki adab baik kepada orang tuanya. Bahkan ada seorang anak yang tega mempidanakan ibunya hanya karena persoalan yang terbilang sepele. Entah apa yang membuat mereka lupa bahwa begitu besar peran dan kasih sayang orang tua kepada mereka. Bahkan kita dilarang mengeluh ketika orang tua meminta bantuan pada kita. Kita diminta untuk berlaku lemah lembut kepada orang tua.  Mari kita introspeksi diri, seberapa ...

Menjaga Niat

Ada satu hal yang penting untuk kita jaga, hal yang menjadi penentu diterimanya suatu amalan. Ya... itu adalah niat. Ada satu hadits yang penting untuk menjadi pengingat diri, berikut terjemahannya : "Amal itu tergantung niatnya, dan seseorang hanya mendapatkan sesuai niatnya. Barang siapa yang hijrahnya kepada Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya kepada Allah dan Rasul-Nya dan barang siapa yang hijrahnya karena dunia atau karena wanita yang hendak dinikahinya, maka hijrahnya itu sesuai ke mana ia hijrah." (HR. Bukhari) Kita pasti pernah berada diposisi, ketika niat awal melakukan suatu hal karena Allah namun niat itu bisa berubah. Begitulah niat, tidak akan mudah dijaga... karena setan pasti akan selalu berusaha mengubah niat baik kita menjadi sebaliknya.  Lalu bagaimana menjaganya?  Salah satu pesan dari gurunda Buya Yahya, untuk menjaga niat adalah dengan selalu memperbarui niat kita. Misal niat awal kita untuk bersedekah adalah untuk mendapat ridho Allah...

Amanah untuk Diri

Tak perlulah kau bimbangkan ketangguhan belajar anak-anakmu... karena semua anak sejak lahir adalah saintis, sebagai bekal fitrah berinovasi seorang Wakil Tuhan di muka bumi. Tanyalah seberapa semangat dirimu membersamai kehausan mereka belajar tanpa menjejalkan. Paragraf diatas merupakan penggalan pesan dari Ustadz Harry Santosa dalam materi Fitrah Based Education yang dibagikan melaui postingan akun sosial @fitrahbaseedu. Postingan yang diunggah 2 (dua) hari yang lalu, terlintas dalam ingatan ditengah perjalanan pulang sore tadi.  Postingan yang membuat saya teringat anak-anak didik saya, ketika mereka antusias memperhatikan materi yang saya ajarkan. Mereka seperti seorang anak yang terlahir dalam keadaan suci yang haus akan ilmu, dan kitalah yang memberi bekal ilmu pada mereka. Antusias mereka membuat saya bersemangat memberikan yang terbaik dan merasa bersalah jika melakukan kelalaian atau tidak mampu menjelaskan dengan baik. Ya... anak-anak itu dititipkan oleh orang tuanya kep...

Produktif dengan Menulis

Image
[source image : google.com] Berawal dari seorang anak yang suka menulis setiap aktivitasnya pada sebuah buku yang dinamakan "diary", anak itu kini sudah tumbuh menjadi gadis dewasa. Seorang anak yang menulis diary hanya untuk mencurahkan keluh kesah dalam kesehariannya, kini ia sadar bahwa menulis bukan sekedar  menyalurkan emosi yang terpendam. Meskipun memang jika kita ketahui menulis adalah salah satu cara penyaluran emosi dengan cara positif. Namun menulis bisa menjadi hal yang bermanfaat tidak hanya untuk diri, juga bisa bermanfaat untuk orang lain. ya... menulis bisa menjadi hal produktif yang menjadi salah satu solusi bagi setiap orang, terutama para wanita yang dalam islam dianjurkan untuk menetap dalam rumahnya. Namun bukan berarti wanita tidak boleh bekerja diluar, hanya saja sebaiknya wanita bekerja dalam rumahnya karena wanita adalah aurat. Bahkan wanita adalah fitnah terbesar bagi laki-laki, jika wanita keluar maka setan akan turut serta bersamanya. ...

Sahabat Shalihah

Akhir-akhir ini saya sering membaca blog yang menceritakan sahabat terdekatnya, sejujurnya saya bukan tipe orang terbuka yang dengan mudah menceritakan kehidupan pribadi saya, termasuk bercerita dalam blog salah satunya. Namun pembahasan ini tidak kalah menarik untuk jadi pembahasan yang mungkin bisa diambil hikmahnya oleh pembaca. Membahas perihal sahabat, saya bukan orang yang dengan mudah menganggap orang lain yang dekat dengan saya adalah sahabat. Setiap orang yang dekat hanya saya anggap teman biasa tidak ada perlakuan berbeda dari saya untuk setiap orang yang saya kenal. Bisa dibilang saya memiliki kepribadian introvert, namun tidak sepenuhnya intovert dalam artian pemikiran saya masih terbuka hanya saja saya tidak mudah percaya dengan sembarang orang. Dalam waktu dekat saya baru bisa menganggap sebagian teman dekat saya adalah sahabat... ya, dalam segi pandang saya sahabat adalah orang yang mau diajak susah senang bersama namun tidak hanya bersama di dunia tentu juga semoga di s...

Resensi Buku "Hidup Sekali, Berarti, Lalu Mati"

Image
Dok. Pribadi Judul Buku         : Hidup Sekali, Berarti, Lalu Mati Penulis                : Ahmad Rifa'i Rif'an Penerbit              : PT Elex Media Komputindo Tahun Terbit       : 2012 Jumlah Halaman : 210 Hlm Buku ini merupakan buku kumpulan motivasi, yang terdiri dari tiga bagian. Bagian pertama bertema Hidup Sekali, bagian kedua bertema Berarti, bagian ketiga bertema Lalu Mati. Sesuai dengan judulnya setiap tema merupakan penggalan dari judul bukunya. Setiap tema berisi masing-masing 16 (enam belas) judul dengan naskah singkat, yang menarasikan berbagai kisah yang mengandung hikmah dan memberikan motivasi pada para pembaca.  Setiap judul dalam masing-masing bagian, selalu berkaitan dengan tema per bagian dan diawali dengan quote yang berkaitan dengan judul yang dibahas. Penulis menyajikan setiap naskah dengan bahasa yang ringan yang dapat meng...

Kesempatan Baru

Saya pernah dengar ungkapan, "Kesempatan tidak datang dua kali". Entahlah, banyak yang membenarkan pendapat itu. Tapi saya merasa Allah selalu memberi kesempatan baru pada kita di setiap kita bangun di pagi hari. Jika kemarin kita telah berbuat dosa dan hari ini kita masih bernapas dan melakukan banyak aktivitas. Bersyukurlah kita... Banyak dari kita setiap bangun di pagi hari, langsung diawali dengan keluhan. Misal : bangun tidur langsung ngaca, dan ngeluh "Kok aku makin gemuk sih?". Pernah ada yang gini? Ada ya sepertinya. Tanpa sadar kita menghilangkan rasa syukur pada diri, padahal jika disadari... Allah memberikan banyak nikmat pada diri, hingga kita tidak mampu menghitungnya. Padahal kita selalu melakukan dosa disetiap harinya, tapi Allah Maha Pengampun... selalu saja mengampuni setiap kesalahan hamba-Nya. Maafkan kami Ya Rabb... Hari ini pun Allah beri kesempatan pada diri untuk jadi pribadi yang lebih baik lagi dan menjadikan diri bermanfaat untuk ban...

Teka-Teki Kehidupan

Sejauh ini pernahkah kita berpikir untuk apa kita diciptakan? Maksud saya disini, apa misi yang Allah berikan pada diri ini untuk dapat mencapai tujuan hidup yang bernilai ibadah dihadapan-Nya? Itulah yang saya sedang terka, sampai hari ini sudah berapa karya yang dapat kita tinggalkan sebagai jejak sepeninggal kita nanti. Hingga suatu hari saya mendapat sebuah quote dari Buya Hamka. Menulislah. Maka engkau akan hidup abadi. Yaa... menulislah untuk meninggalkan jejak diri bahwa kita pernah ada di bumi. Quote tersebut membuat saya berpikir untuk mencoba menulis, untuk menyebarkan ilmu, informasi atau sekedar motivasi. Ketika kita berniat baik, maka Allah selalu berikan jalan kemudahkan pencapaian niat tersebut. Entahlah saya hanya ingin menjadi bagian dari mereka yang dapat "bernilai" bernilai bukan dalam artian memiliki banyak harta, tahta dan segala yang nampak indah dimata. Namun bernilai dalam segi tingkat kebermanfaatan yang ditebarkan selagi napas masih dikandung b...