Musuh Lama Bertemu Kembali
Cerbung Episode 3 ..
"Tunggu bentar, ini gue ga salah liat ya?" Tanya Boni heran
"Tunggu bentar, ini gue ga salah liat ya?" Tanya Boni heran
"Iya bener ini ane, yok kita berantem lagi ... haha"
"Ngapain lu disini ngger? Buntutin gue ya?"
"Ane kuliah lah, nuntut ilmu. Ane ngambil jurusan teknik sipil, ente ngapain disini mungut-mungut sampah gitu. Profesi baru Bon?" Ucap Angger dengan nada bercanda
"Ga lucu bercandanya lu, males gue lah. Sini bantuin gue dulu, nanti gue ceritain"
"Ane bantu doa aja ya Bon, haha males ane bantu ente ga berfaedah. Eh ane bercanda Bon jangan dianggep serius, udah sore Bon. Udah adzan ashar, kuy lah kita sholat dulu."
Akhirnya mereka pergi menunaikan sholat ashar bersama, setelahnya mereka bertukar cerita. Ternyata Angger diterima di kampus yang sama dengan Boni, mereka hanya berbeda fakultas. Berbeda dengan Boni yang tinggal sebagai anak kost, Angger tinggal bersama kakeknya di Jogja.
Setelah masa orientasi kampus selesai mereka memulai aktivitas baru sebagai seorang mahasiswa. Masa awal perkuliahan, merupakan masa adaptasi bagi Boni yang sudah terbiasa hidup serba ada dirumahnya. Dari sini ia belajar mengerjakan segalanya sendiri, tanpa bantuan Bi Tina. Boni masih sering bangun kesiangan dan terlambat datang jika ada kelas pagi. Kamarnya pun berantakan, ia masih belum terbiasa menyiapkan dan merapikan segalanya sendiri.
Boni merupakan anak tunggal, orang tuanya pun tergolong keluarga mampu. Jadi tak heran jika Boni remaja menjadi anak yang pembangkang, karena ia punya segalanya kecuali perhatian kasih sayang dari orang tuanya. Ia memiliki watak yang keras, jika ada kemauan pasti akan ia lakukan namun juga mudah luluh jika hatinya sudah tersentuh.
Selain kurangnya perhatian dan kasih sayang, Boni juga kurang mendapatkan ilmu keagamaan. Terkadang solatnya masih terlewat, namun ia mulai terpengaruh kebiasaan baik yang tertular dari kedekatannya dengan Angger. Melalui Angger, ia mulai tertarik dengan kegiatan keagamaan. Ia mengikuti kegiatan forum lembaga dakwah kampus. Itu pun karena dirinya bosan menolak tawaran Angger yang begitu rajin menawarkan padanya untuk mengikuti kegiatan tersebut.
Dari sini lah Boni menjemput hidayah dari-Nya...
Comments
Post a Comment