Muslim/Muslimah Full Time atau Part Time
Disampaikan oleh Ustadz Ahmad Ridwan
Ada dua nikmat dimana manusia sering lupa yaitu nikmat sehat dan waktu luang serta nikmat iman dan islam. Jelang akhir zaman akan tiba islam hanya tinggal namanya, tidak tersisa dari Al Qur'an kecuali tulisannya.
Dahulu tidak banyak kitab namun islam berjaya, tidak seperti hari ini. Jangan-jangan kita hanya bersaksi sebagai muslim yang full time tapi nyatanya part time.
Kebaikan umat terdahulu dalam akidah, mereka menyembah Allah sepenuhnya. Hingga suatu hari seorang bernama Amr bin Luhay yang mengadakan perjalanan ke Syam, disana ia melihat penduduk Syam menyembah berhala dan menganggap hal itu suatu yang baik dan benar sebab menurutnya Syam merupakan tempat kelahiran para nabi, rosul dan turunnya kitab-kitab suci. Maka ia membawa pulang berhala dan meletakkannya di dalam Ka'bah setelahnya ia mengajak penduduk Mekkah menyembah berhala tersebut dan Allah semakin menyesatkan mereka dengan menurunkan hujan.
Agama ini meminta kita konsisten, jika akidahnya tidak kuat maka yang lainnya akan lemah. Janganlah kalian seperti wanita pemintal yang di pagi hari memintal dan sore hari dicerai berai.
Bagaimana seseorang menjaga kekuatan akidah?
Bentuk lifestyle dalam kehidupan di mulai bangun tidur hingga tidur kembali dengan mengikuti sunah rosul. Islam akan terpancar auranya dari orang islam itu sendiri.
Merealisasikan surah Al A'raf ayat 172 :
"Dan (ingatlah), ketika Tuhanmu mengeluarkan keturunan anak-anak Adam dari sulbi mereka dan Allah mengambil kesaksian terhadap jiwa mereka (seraya berfirman): "Bukankah Aku ini Tuhanmu?" Mereka menjawab: "Betul (Engkau Tuhan kami), kami menjadi saksi". (Kami lakukan yang demikian itu) agar di hari kiamat kamu tidak mengatakan: "Sesungguhnya kami (bani Adam) adalah orang-orang yang lengah terhadap ini (keesaan Tuhan)"
Siap diatur oleh Allah tanpa syarat. Tugas kita cuma taat, Allah akan kirim segala bantuan keajaiban. Tidak semua bisa di logika kan, prinsip sami'na wa atho'na taat tanpa syarat yakin semua perkara akan Allah permudah.
Allah Ta'ala berfirman :
"Barangsiapa yang mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan sesungguhnya akan Kami beri balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan." (QS. An Nahl ayat 97)
Barangsiapa yang meninggalkan sesuatu karena Allah maka Allah akan ganti yang lebih baik.
"Dahulu tidak banyak kitab namun islam berjaya"
ReplyDeletebaca kalimat itu, perasaan saya campur aduk. Ada bangga, ada sedih ...
sekarang banyak banget kitab2, tapi kenapa nggk bisa lebih jaya dari dulu ya?
Barangsiapa yang meninggalkan sesuatu karena Allah maka Allah akan ganti yang lebih baik. .
Terima kasih, Mbk.
Jadi teringat kata-kata Aa Gym, "kita itu terlalu banyak ngatur Alloh, seharusnya taat saja dulu sama Alloh, nanti Alloh pilihkan perkara yang baik-baik buat kita"..
ReplyDelete#jleb
pendosa kapan saja. peminta maaf kapan kapan.
ReplyDeleteSerasa cambuk bagi diri
ReplyDeletePesan di bagian paragraf akhir luar biasa
ReplyDeletekita hanya bersaksi sebagai muslim yang full time tapi nyatanya part time.
ReplyDeleteKata-kata ini membuatku berpikir.
Janganlah kalian seperti wanita pemintal yang di pagi hari memintal dan sore hari dicerai berai.
ReplyDeleteIstiqomah... konsisten memang hal terberat .. auto bercermin=_=