Fitrah Seksualitas
Disampaikan oleh Febrianti Almeera
Materi Sekolah Rumah Tangga
Materi Sekolah Rumah Tangga
Fitrah seksualitas merupakan fitrah yang berhubungan dengan gender yang berujung pada kesejatian peran sebagai laki-laki sejati atau perempuan sejati. Fitrah ini akan tampak dari bagaimana seseorang berfikir, merasa, bersikap dan bertindak sebagai seorang laki-laki sejati atau perempuan sejati.
Fitrah seksualitas ini terinstall di semua manusia yang Allah ciptakan, dimana dalam perkembangannnya sangat dipengaruhi oleh stimulus-stimulus dari luar diri, terutama oleh pola asuh orang tua artinya jika stimulusnya benar, maka ia akan menjadi seorang laki-laki sejati yang kelak siap menjadi suami dan ayah yang benar, atau perempuan sejati yang kelak siap menjadi istri dan ibu yang benar.
Prinsip-prinsip dalam materi "Fitrah Seksualitas" yaitu :
1. Fitrah seksualitas memerlukan kehadiran, kedekatan, kelekatan ayah dan ibu secara utuh dan seimbang sejak anak lahir sampai usia aqilbaligh (15 tahun).
2. Ayah berperan memberikan suplai maskulinitas dan ibu berperan memberikan suplai femininitas secara seimbang. Anak laki-laki memerlukan 75% suplai maskulinitas dan 25% suplai feminitas. Anak perempuan memerlukan suplai feminitas 75% dan suplai maskulinitas 25%.
3. Mendidik fitrah seksualitas sehingga tumbuh indah paripurna akan berujung kepada tercapainya peran suami dan ayah sejati bagi anak leki-laki serta peran istri dan ibu sejati bagi anak perempuan. Dimana buahnya berupa adab mulia kepada pasangan dan anak keturunan.
Pentingnya mengevaluasi diri apakah kita sebagai calon orang tua sudah mendapatkan stimulasi fitrah seksualitas yang sesuai dengan tahap usia, karena akan berdampak pada kurang matangnya rasa, pikiran dan tindakan diri sebagai laki-laki atau perempuan sejati. Maka kapanpun kita menyadarinya mulailah segera untuk mencicil hutang pematangan fitrah seksualitas kita. Sebab akan sangat berdampak pada optimal tidaknya kontribusi diri sebagai orang tua di keluarga.
beruntung nih yang jadi anaknya, segala macam sudah direncanakan secara detil.
ReplyDeleteBaca ini aku jadi sedih, teringat mereka yang diluar sana keluar dari fitrah seksualitasnya :') bermanfaat kak tulisanyaa
ReplyDeleteAlhamdulillah dapet pencerahan, bermanfaat banget kak, untuk saya yang sedang membesarkan kedua balita saya...
ReplyDeleteThanks, Kak
Mantullll kakak
ReplyDeletenice kak
ReplyDeleteSeakan tercerahkan Kak, walau masih jauh bgt aku untuk menuju itu
ReplyDeleteSuplai maskulin vs suplai feminim
ReplyDelete