Anak adalah Peniru Ulung

Sebelum mengajarkan kebaikan pada anak-anak, kita harus menjadi baik dulu, sebelum mengajarkan kesabaran pada anak-anak, kita harus sabar dulu. Anak-anak lebih cepat meniru apa yang dia lihat dari pada apa yang diajarkan.
Kalimat diatas merupakan kutipan dari ibu Retno Hening dalam buku Happy Little Soul. Saya sangat setuju, karena anak adalah peniru ulung yang akan menirukan setiap hal yang dilihatnya. 

Singkat cerita, dua hari lalu ditengah perjalanan pulang bersafar. Saat itu tempat duduk saya bersebrangan dengan seorang anak yang pergi bersama ibunya. Sejak awal perjalanan saya sudah tertarik dengan anak ini, karena kepintarannya. Saya pernah dengar, anak yang kritis bertanya adalah anak yang pintar. Tiba dipertengah perjalanan kereta melaju, saya bisa dekat dengan anak ini karena kelincahannya dan sapaan singkat dari saya. 

Kemudian anak ini selalu saja mencari cara menarik perhatian saya dengan tingkahnya, setelah kami dekat dan dia yang mengawasi hal yang saya lakukan. Dia mengikutinya, seperti ketika saya minum... anak ini pun mengikutinya dengan meminta minuman pada ibunya. Ketika saya melanjutkan membaca buku, dia pun meminta ibu nya bersama membaca buku. Dalam hatiku bergumam, benar memang anak-anak adalah peniru ulung.

Hal ini perlu menjadi perhatian untuk kita sebagai calon orang tua atau pun yang sudah menjadi orang tua, untuk selalu bersiaga dan memperhatikan setiap perilaku dan perkataan kita dengan menjaganya untuk bisa berbuat dan berucap yang baik-baik. Karena jika kita berharap anak kita baik, maka kita pun juga harus menjadi contoh yang baik. Saya pernah dengar, sebuah pepatah
Sebuah keteladanan lebih baik dari seribu nasihat
Pepatah singkat namun sarat makna untuk generasi penerus yang lebih baik di masa yang mendatang.

Comments

  1. pepatah di bagian penutup begitu dalam maknanya

    ReplyDelete
  2. Anak itu ibarat botol yang masih kosong ya Bu. Jadi harus hati-hati dalam mengisi.

    ReplyDelete
  3. Luar biasa dalam arti kata keteladanan. Sebagai orangtua, sy pribadi mesti banyak berkaca nih:)

    ReplyDelete
  4. Anak itu ibarat sponge..menyerap semuanya

    ReplyDelete
  5. Anak itu ibarat sponge.. menyerap semuanya

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Letak Geografis Jazirah Arab

Resensi Buku "Hidup Sekali, Berarti, Lalu Mati"

Perbedaan dan Persamaan Tradisi Negara Indonesia dan Arab