Menggapai Kemapanan Mental
Disampaikan oleh Febrianti Almeera
Materi Sekolah Rumah Tangga
Salah satu indikator seseorang mapan secara mental adalah ketika ia mampu mencukupi kebutuhan dirinya sendiri, sadar tanggung jawab dan sadar dengan apa yang dilakukannya, sepaket dengan siap menanggung segala konsekuensi atas keputusan-keputusannya.
Kemapaman mental tidak relevan jika diukur dari usia, melainkan diukur dari seberapa besar kemampuan seseorang dalam mengubah sebuah masalah menjadi tantangan. karena masalah harus dihadapi dan tantangan harus diselesaikan.
Rangkaian tantangan dalam hidup salah satunya Allah berikan saat laki-laki dan perempuan mulai mengikat janji suci pernikahan, saat mereka bertransformasi menjadi pasangan suami dan istri. Saat telah menjadi suami dan istri, kemapanan mental bagi keduanya menjadi sangat penting, bahkan mendahului kemampanan finansial.
Hanya pasangan suami istri yang mapan mental saja lah yang tidak takut terhadap berbagai ketidakpastian dalam kehidupan, khususnya di kehidupan pernikahan. Kemapanan mental digapai dengan cara berorganisasi, berbisnis, menikah, ambil peran dalam masyarakat dan menjadi relawan keseluruhnya untuk mencapai goal rasa siap bertanggung jawab.
Setiap pasangan suami dan istri perlu mengetahui kewajibannya masing-masing dalam rumah tangga. Kewajiban suami adalah mendidik istri, mendidik anak, mengelola rumah tangga dan mencari nafkah. Sedangkan kewajiban istri adalah patuh pada suami dalam koridor ketaatan pada Allah dan membahagiakan suami dalam rangka beribadah pada Allah. Ambil peran dalam rumah tangga dengan memanfaatkan seluruh kesempatan untuk beribadah kepada Allah dengan tujuan akhir Hidup Mulia dan Mati Syahid.
Sering salah kaprah yaaa.. mungkin ada sebagian orang yang beranggapan untuk menyerahkan mendidik anak kepada istri.
ReplyDeleteSemoga Alloh senantiasa memudahkan peran kita masing-masing.. aamiin..
Postingan bermanfaat, Kak 💐
Jadi, sepasang suami istri itu emang harus jadi satu team yang baik yaa.
ReplyDeleteSuaai.. Bermanfaat kak😍
ReplyDeletemapan mental. keren nih dapat istilah baru lagi ilmu baru lagi.
ReplyDeleteMakasih kak.. Bermanfaat sekalii
ReplyDeleteIntinya harus paham sama peran masing-masing ya kak... thanks for sharing
ReplyDeleteBermanfaat sekali Kak, pada dasarnya kita memang harus memahami tanggung jawab masing-masing
ReplyDeleteKematangan mental sangat penting untuk memulai biduk pernikahan ;)
ReplyDelete