Mari Kita Berkenalan dengan Ray
![]() |
| Dok. Pribadi |
Kali ini saya tidak mengulas isi buku yang berjudul "Rembulan Tenggelam di Wajahmu" karya penulis yang sudah tidak asing lagi yaitu Tere Liye. Ketika orang lain penasaran dengan filmnya yang akan tayang segera di layar lebar, saya lebih penasaran dengan isi bukunya. Entahlah menurut saya dari pengalaman yang sudah sudah, film yang ditayangkan dari cerita dalam novel atau buku. Pada umumnya tidak semenegangkan dan seemosional cerita di dalam bukunya.
Baiklah langsung saja ke poin utama, saya akan mengulas satu tokoh utama yang diceritakan dalam buku ini. Namanya Ray, nama lengkapnya Rehan Raujana. Namanya indah, namun kisah hidupnya tidak seindah namanya. Hingga ia memutuskan untuk menyembunyikannya dan mengenalkan dirinya pada banyak orang dengan nama Ray.
Tidak seperti anak-anak lainnya yang tinggal dan dibesarkan oleh orang tuanya. Ray merupakan anak yatim piatu, sejak kecil ia tidak tahu siapa ayah dan ibunya. Ray kecil hidup di sebuah panti, bersama 11 anak panti lainnya. Panti yang tidak seperti panti asuhan yang lainnya, karena penjaga panti yang galak dan berambisi ingin naik haji. Ray dan anak-anak yang lain setiap harinya diminta untuk mencari uang sendiri, mengamen dan melakukan pekerjaan lainnya. Mereka tidak disekolahkan, bahkan sering dimarahi serta dipukuli oleh penjaga panti. Hal tersebut membuat Ray membenci penjaga panti yang sering disebutnya sok baik.
Ray adalah anak yang cerdas, ia tumbuh dengan tubuh gempal tidak seperti anak-anak lainnya yang akan dengan mudah terima jika dimarahi. Ray akan melawan sehingga sangat sering terkena pecutan penjaga panti. Hingga suatu hari Ray memutuskan untuk melarikan diri, membawa serta brankas berharga milik penjaga panti. Sejak itu ia menghilang dan memilih tinggal dijalanan sebagai penjudi dan pernah nekat juga mencuri.
Bahkan Ray dikenal sebagai raja judi, hingga ada orang yang menaruh iri padanya. Sehingga membuatnya menerima tusukan di ginjalnya yang mengharuskannya di operasi. Setelah pulih ia tinggal di rumah singgah, tidak seperti di panti. Di Rumah Singgah, Ray mengenal kasih sayang ia berubah menjadi Ray yang periang dan ia pun bersekolah di sekolah informal. Namun keadaan itu tidak berlangsung lama. Semuanya berubah berawal ketika Ilham, salah satu anak yang tinggal di Rumah Singgah. Ia dijaili oleh preman jalanan. Ray yang bertekad akan melindungi setiap orang di Rumah Singgah ia membalasnya dengan memukuli para preman jalanan. Hingga setelahnya ia terlibat dengan banyak perkelahian yang membuatnya memutuskan untuk keluar dari Rumah Singgah.
Kehidupannya yang keras membuat Ray tumbuh menjadi anak yang tidak hanya cerdas namun juga pemberani serta keras kepala. Ia memiliki lima pertanyaan dalam hidupnya salah satunya teka teki rahasia dalam sebuah koran yang memberitakan tentang kebakaran yang terjadi dan tertera namanya didalamnya. Lima pertanyaan itu yang kemudian akan diketahuinya dalam sebuah perjalanan dengan mengenang pula masa lalu kehidupannya.
Sekian ulasan dari saya, penasaran dengan kelanjutan kisahnya? Saya pun demikian karena saya belum menyelesaikan membaca isi bukunya. Jadi selamat membaca.

Rey kan gempal. Sampai saat ini aku masih bingung, gempal itu maksudnya kekar atau gendut ya mbk? :D ehehe
ReplyDelete