Sambutan Alam

[Source Image : here]
Alhamdulillah, kita masih bisa menghirup napas hingga hari ini... Bagaimana momen pergantian tahun kalian? Apakah kegiatan malam tahun baru membuat kita terlambat bangun sholat subuh? Semoga saja tidak ya...

Di awal tahun ini Alhamdulillah kita disambut dengan hujan yang turun hingga meninggalkan genangan air di berbagai wilayah jabodetabek dan sekitarnya. Kenapa Alhamdulillah? Jangan lupa tetap selipkan rasa syukur ditengah kesulitan yang melanda, meski itu tak mudah. Ya, berita banjir sontak menjadi trending topik perbincangan sambutan alam di awal tahun ini. Akan banyak pendapat  terlontar, yang sebagian besar saling menyalahkan.

Tidak bisakah kita berkaca melihat diri, sebelum menyalahkan orang lain atau mengeluh pada alam? Karena bisa jadi itu adalah karena kesalahan kita sendiri. Cobalah sejenak kita renungi, kita tafakuri, amati baik-baik keadaan alam kita saat ini. Alam tidak akan berteriak jika kita tidak mengusiknya. Banyak dari kita yang lalai pada titipan dari-Nya. Salah satunya alam dunia yang kita singgahi saat ini, mulai dari sampah plastik yang menggunung, pohon yang ditebangi, lahan yang dibangun gedung-gedung mewah dan masih banyak hal lain lagi.

Mungkin diantara kita akan memberontak, "Itu bukan saya yang lakukan". Kawan bangunlah, kita tidak hidup seorang diri. Mungkin bukan kamu, tapi orang lain. Namun ada yang kamu lupa bahwa kita dan mereka adalah orang yang singgah ditempat yang sama. Lalu bagaimana untuk mencegahnya? Coba tanamkan kesadaran kebaikan dimulai dari diri kita pribadi. Apapun itu, mulailah dari diri kita sendiri. Serta sebarkan kesadaran kebaikan itu sehingga membuat orang lain memahami juga kesalahannya.

Untuk kalian yang tidak mengalami musibah yang sama dengan saudara kita di luar sana, kita doakan bersama agar semua segera membaik dan tak lupa juga untuk berusaha membantu mereka. Bantuan tidak melulu soal uang dan waktu namun kita bisa menyebarkan info lembaga penyalur bantuan. Contohnya seperti poster berikut. 


Jadi apakah kamu masih mau menunda berbuat kebaikan? meskipun hanya sekedar membagikan informasi kebaikan. Ayolah di tahun 2020 ini kita bersama dalam lingkar kebaikan, dengan satu hari minimal satu kebaikan.

Comments

Popular posts from this blog

Letak Geografis Jazirah Arab

Resensi Buku "Hidup Sekali, Berarti, Lalu Mati"

Perbedaan dan Persamaan Tradisi Negara Indonesia dan Arab