Hati yang Bersih

[source image : here]
Perkara hati seseorang kita tidak akan pernah tahu, jangankan orang lain. Hati sendiri saja terkadang membuat kita bingung, mudah berbolak-balik. 

Bertemu dengan banyak orang dengan beragam karakter akan membuat kita peka perkara hati, meskipun masih dugaan dan belum pasti karena sejatinya hanya Alloh lah yang tahu perkara hati seseorang. Salah satu hal yang menjadi penilaian kepekaan atau kebersihan hati seseorang adalah reaksinya ketika melihat orang lain menghadapi kesulitan.

Yaa... hati yang bersih, hati yang baik, hati yang tulus, hati yang lembut tentu tidak akan tega melihat orang lain berada dalam kesulitan. Hatinya akan memberontak, merasa gelisah dan resah ketika melihat kesulitan orang lain. Meskipun lagi-lagi itu baru asumsi kita sebagai manusia, yang hanya dapat melihat perkara dzhohir. 

Hari ini saya belajar kembali dari mereka yang berhati mulia, mereka yang dengan ketulusan hatinya mau membantu saudaranya yang berada dalam kesulitan. Meskipun mereka belum mengenal orang yang ditolongnya. Begitulah hati yang baik dan bersih akan selalu haus untuk berbuat kebaikan. Hati yang bersih akan resah ketika berbuat kedzoliman.

Semoga kita semua dikaruniai oleh Alloh hati yang mulia, hati yang bersih dari penyakit hati. 

Ya muqollibal qulub tsabbit qolbi ‘alaa diinik (Wahai Dzat yang Maha Membolak-balikkan hati, teguhkanlah hatiku di atas agama-Mu).

Comments

Popular posts from this blog

Letak Geografis Jazirah Arab

Resensi Buku "Hidup Sekali, Berarti, Lalu Mati"

Perbedaan dan Persamaan Tradisi Negara Indonesia dan Arab